Publikasi Hasil Analisis

Buku ”Analisis Data Pendidikan untuk Lembaga Internasional (Analisis Belanja Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota Tahun 2015 dan 2016)” pada tahun 2016 difokuskan pada analisis keuangan. Tujuan penulisan buku ini adalah untuk melaksanakan pendayagunaan data keuangan yang merupakan salah satu bagian data yang setiap tahun diminta oleh lembaga internasional melalui kuesioner elektronik yang disebut World Education Indicators (WEI) 2016.
Bidang pendidikan dan kualitas sumber daya manusia sangat berpengaruh dalam menyambut kesempatan emas bonus demografi Indonesia. Dengan meningkatnya kualitas pendidikan dan sumber daya manusia maka bonus demografi akan memberikan kemajuan yang cukup tinggi. Jika Indonesia tidak siap dan tidak mampu meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia maka bonus demografi justru akan menjadi bencana karena kebutuhan akan lapangan kerja untuk penduduk usia produktif sangat besar. Akan tetapi jika kita mampu memanfaatkan bonus demografi ini maka akan mengurangi pengangguran, pertumbuhan ekonomi jauh lebih baik, meningkatnya daya saing bangsa dan Indonesia menjadi negara maju.
Bidang pendidikan dan kualitas sumber daya manusia sangat berpengaruh dalam menyambut kesempatan emas bonus demografi Indonesia. Dengan meningkatnya kualitas pendidikan dan sumber daya manusia maka bonus demografi akan memberikan kemajuan yang cukup tinggi. Jika Indonesia tidak siap dan tidak mampu meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia maka bonus demografi justru akan menjadi bencana karena kebutuhan akan lapangan kerja untuk penduduk usia produktif sangat besar. Akan tetapi jika kita mampu memanfaatkan bonus demografi ini maka akan mengurangi pengangguran, pertumbuhan ekonomi jauh lebih baik, meningkatnya daya saing bangsa dan Indonesia menjadi negara maju.
Buku “Infografi Pendidikan Tahun 2015/2016” ini merupakan salah satu bentuk pendayagunaan data pendidikan untuk memberikan gambaran mengenai capaian pembangunan pendidikan di tingkat nasional dan provinsi berdasarkan misi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Misi pembangunan pendidikan dan kebudayaan tahun 2015-2019, terdiri dari 1) Memujudkan pelaku pendidikan dan kebudayaan yang kuat; 2) Mewujudkan akses yang meluas, merata, dan berkeadilan; 3) Mewujudkan pembelajaran yang bermutu; 4) Mewujudkan pelestarian kebudayaan dan pengembangan bahasa; 5) Mewujudkan penguatan tata kelola serta peningkatan efektivitas birokrasi dan pelibatan publik.