Publikasi Hasil Analisis

Buku Infografis Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Tahun 2019 merupakan salah satu wujud pendayagunaan data pendidikan yang menyajikan data pendidikan yang meliputi data Satuan Pendidikan, Peserta Didik, dan Pendidik. Buku Infografis Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Tahun 2019 ini disusun oleh Pusat Data dan Statistik Pendidikan dan Kebudayaan (PDSPK), Sekretariat Jenderal, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
Salah satu indikator yang dapat digunakan untuk melihat keberhasilan Program Pembangunan Pendidikan, yaitu kepastian mendapatkan layanan pendidikan atau pemerataan dalam layanan pendidikan pada tingkat nasional, provinsi dan, kabupaten/kota adalah melalui APK (Angka Partisipasi Kasar) dan APM (Angka Partisipasi Murni) pada jenjang pendidikan SD, SMP, dan SM di tingkat nasional, provinsi, serta kabupaten/kota. Buku APK/APM Tahun 2019/2020 ini disusun oleh Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) berdasarkan data yang diolah dari Data Pokok Pendidikan (Dapodik) cut off 31 Desember 2019, sedangkan untuk Kementerian Agama telah dilakukan dua kali koordinasi dengan bagian data dan informasi pendidikan islam (EMIS). Adapun pihak-pihak yang terlibat dalam penyusunan buku ini adalah Sekretariat Direktorat Jenderal (Setditjen) PAUD Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, Direktorat Sekolah Dasar, Direktorat Sekolah Menengah Pertama, Direktorat Sekolah Menengah Atas, Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan, Direktorat Pendidikan Khusus, dan Setditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama dan sekolah dibawah Bimas Kristen, Katholik, Hindu, Budha dan Konghucu.
Pendayagunaan data dilakukan berdasarkan kondisi kuantitas data satuan pendidikan, peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan jenjang pendidikan nonformal pada bulan Maret 2019. Dari data tersebut, kemudian dikaji lebih lanjut mengenai peran dan pemahaman pengelola data tingkat kabupaten/kota dan satuan pendidikan dalam melakukan pengelolaan data pokok pendidikan. Perlu dilakukan kajian lebih lanjut mengenai faktor-faktor lain selain peran dan pemahaman pengelola data untuk meningkatkan pengelolaan data pokok pendidikan.
Tujuan pembuatan analisis ini adalah untuk mengetahui efektivitas program BOP PAUD dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi efektivitas program BOP PAUD pada tahun sebelumnya yaitu tahun 2018. Karena dalam implementasi dan pemanfaatan program BOP PAUD masih banyak permasalahan dan kendala yang dialami pengelola/operator lembaga di lapangan. Sumber data yang digunakan untuk analisis ini berasal dari data survei yang diisikan oleh operator lembaga PAUD pada saat Bimbingan Teknis Verifikasi dan Validasi Data PAUD di Kabupaten/Kota pada tahun 2019. Dengan adanya hasil analisis ini, diharapkan memberikan solusi terhadap permasalahan BOP PAUD dan dapat dijadikan bahan evaluasi untuk pengambilan kebijakan terhadap pemanfaatan program bantuan BOP PAUD ke depan.